Tentang Vaksinasi

Ih agak berat ya bahasannya.. Well tergelitik buat tulis beginian dari sudut pandang orang tua baru yang notabenya masih banyak ketakutan ketakutan dan mencari yang terbaik untuk anaknya. Dulu gw juga sempet berpikir untuk tidak memvaksinasi Rei pada saat sedang hamil, banyak hal juga yang gw pertanyakan tapi berhubung kontrolnya sama OM nya suami gw ya dicekokin lah pentingnya vaksin. Kita cerita tentang pengalaman gw aja ya sebagai orang tua nya Rei. Pertama Rei lahir (dengan tangisan yang super irit, nangis sih tapi ga mengelegar. Entah Feeling gw agak aneh -susah buat dijelasin plus kondisi yang mengigil gara2 ac ruang operasi). Akhirnya rei gw vaksin sesuai dengan rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia. Rei di vaksinasi Hepatitis B (1) setelah lahir, pas pulang kerumah di tetesin Polio (0). bulan 1: Hepatitis B (2), BCG Bulan 2 : DPT (1), HIB (1), Polio (1) nah pas Umur Rei 2 bulan 2 minggu mulai Bapil dan pada 3 bulan 1 minggu rei dirawat di RS gara gara Pneumonia (radang paru paru) murni. Bulan 4 : PCV (1), Rotavirus (1). Nah ini yang gw sesalin. Seharusnya PCV (1) ini di bulan 2, ini sama dokternya baru di kasih setelah rei dirawat.. jadi tolong ya sebagai ibu musti aware sama yang namanya beginian, harus teliti dan kritis jangan iya iya aja dan dibaca itu buku kesehatan anaknya (ini terjadi sama gw yang cm iya iya aja.. toyor diri sendiri), Dari sini gw belajar, Cari lah dokter yang mau ngejelasin bukan yang ngejelasin kalo ditanya aja dan pada jadwal Vaksin berikutnya gw memutuskan untuk beralih ke rumah Vaksin. Yang sebelumnya udh tanya2 ke temen gw yg vaksin anaknya dsna. Bulan 5 : Rei dirawat lagi dengan penyakit yang sama. sedih ga sih lo, liat anak musti dirawat di rumah sakit. Bulan 6 : Hepatitis B (3), Polio (3), DPT (3), HIB (3), Rotavirus (2), Nah pas Di rumah vaksin ini gw ditanya Rei udah vaksin apa dan diliat riwayatnya (ini pentingnya buku kesehatan anak secara memori gw agak cetek) dan penting kalo bisa si dokter tulisannya yang rapih dan bisa dibaca ulang (kalo kalo ke dokter lain jd bisa dibaca riwayat kesehatan anaknya). Setelah vaksin mintalah label vaksinnya di tempel. (karena hal ini terjadi pas dokternya rei yang pertama ga melakukan hal itu, jd begitu ditanya yang ini pake dosis yang mana, nah gw cengo dah tuh). Pada saat periksa  Rei diduga dan di rujuk untuk Echo sama dokter anaknya. Nah disini deh ketauan kalo Rei itu ASD (gw udh pernah cerita) Bulan 7 : PCV (2) Gw rasa ini jadwalnya agak berubah gegara hal yang gw ceritain di atas.seharusnya PCV (2) ini diumur 4 bulan. Setelah terdeteksi ASD hal yang dokter rekomen adalah LENGKAPI VAKSINNYA Bulan 8 : Influenza (1), PCV (3) –> seharusnya PCV (3) umur 6 bulan Bulan 9 : Campak, Influenza (2) nanti tunggu jadwal vaksin rei berikutnya di usia 12 bln *jadi Postingan ini bakal ada kelanjutannya*

——————————–

well ini dia lanjutannya..

bulan 12 : satu hari setelah rei berulang tahun vaksin PCV 4 nya kita berikan, tadinya mau sekalian vaksin varicella aka cacar air. tp berhubung stok vaksin varicella ini ga ada jd yang penting dulu deh (PCV4) karena ternyata varicella itu cukup sekali aja..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: